AHLAN WA SAHLAN..... WELCOME.... SELAMAT DATANG...

Bagi para blogger selamat berbagi pengalaman, antara kita memang berbeda, tapi tidak mustahil kalau terkadang fikiran kita sama dan searah... meski raga kita terpisah jauh... apakah fikiran dan tujuan kita juga jauh... tentu tidak... di sinilah aku berusaha untuk berbagi dalam cinta dan kasih... Cinta dapat membuat kita hidup bahkan sebaliknya... namun semua itu ada pada diri kita.. bagaimana menyikapi masalah tersebut...
ingin hidup dengan cinta atau tidak sama sekali tapi jangan pernah sekali-kali mati dengan atau karena cinta... kecuali cinta kepada Nya... selamat menuai Cinta.. karena cinta bagian dari kita... Semangat dan Salam Cinta.. untuk sang pengembara yang selalu berusaha...

Minggu, 07 April 2013

Ribuan Malaikat Mendoakan Orang Yang Di Caci Maki (Kisah Sahabat Rasul)



Suatu hari, Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq. Ketika bercengkrama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.
Kemudian, orang Arab Badui itu kembali memaki Abu Bakar. Kali ini, makian dan hinaannya lebih kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum.
Semakin marahlah orang Arab Badui tersebut. Untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar dengan makian yang lebih menyakitkan. Kali ini, selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya. Dibalasnya makian orang Arab Badui tersebut dengan makian pula. Terjadilah perang mulut. Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya. Ia meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucapkan salam.
Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung. Dikejarnya Rasulullah yang sudah sampai halaman rumah. Kemudian Abu Bakar berkata, “Wahai Rasulullah, janganlah Anda biarkan aku dalam kebingungan yang sangat. Jika aku berbuat kesalahan, jelaskan kesalahanku!”
Rasulullah menjawab, “Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dengan membawa kemarahan serta fitnaan lalu mencelamu, kulihat tenang, diam dan engkau tidak membalas, aku bangga melihat engkau orang yang kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian, dan aku tersenyum karena ribuan malaikat di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun kepadamu, kepada Allah SWT.”
Begitu pun yang kedua kali, ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu, aku tersenyum. Namun, ketika kali ketiga ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu.
Hadirlah iblis di sisimu. Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengan kamu aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya.
Setelah itu menangislah abu bakar ketika diberitahu tentang rahasia kesabaran bahwa itu adalah kemuliaan yang terselubung.

www.komandancinta.blogspot.com

Sabtu, 02 Maret 2013

RABINDRANATH TAGORE (1861-1941)

RIWAYAT HIDUP.

      Tagore berasal dari Calcutta, sebuah kota yang kosmopolitis (kosmopolit = warga dunia). ia keturunan keluarga Brahmana yang sangat kaya. saudara-saudaranya semua kaum kosmopolit. Mereka berusaha untuk mempengaruhi pendidikan Tagore dan usahanya itu berhasil. hal ini tampak pada perjuangan Tagore untuk mewujudkan cita-citanya yang besar. Persaudaraan ummat manusia sedunia.
      Sebagai usaha untuk mengabdikan diri kepada cita-citanya itu, maka sejak 1913 ia memulai mengadakan perjalanan mengelilingi dunia. Beberapa kali ia pergi melawat ke pelbagai negara di Eropa, Amerika dan beberapa negara Asia. Indonesia pun tidak lupa dikunjunginya. di mana-mana ia mendapat sambutan yang meriah. ceramah-ceramahnya tentang keadilan sosial, pemerintahan sendrii, pengetahuan, perkembangan bakat yang bebas dan emansipasi, diterbitkan berjuta-juta jilid. Hasil dari penerbitan itu dipergunakannya untuk membiayai lembaga-lembaga pendidikannya.
      Tagore adalah seorang pembaharu sosial, pendidik, juga seorang pujangga, ahli musik dan ahli filsafat, yang tidak jemu-jemunya memperjuangkan tercapainya perdamaian dunia.
      Hasil karyanya di lapangan kesusateraan sangat mengagumkan sehingga pada tahun 1913 gubahannya yangterkenal, Gitanjali (nyanyian berkorban), dapat merebut hadiah Nobel bagi kesusasteraan, Gitanjali merupakan sebuah lirik keagamaan dalam bahasa Inggris yang mutu dan nilai sasteranya sangat tinggi tarafnya, gubahannya itu membuktikan bahwa Tagore berasal dari keluarga religius. ia mendapat dasar keagamaan dari ayahnya, Debedranath Tagore.
      Mengingat jasa-jasanya yang besar, maka pada tahun 1915 ia mendapat gelar Doctor honoris causa dalam kesusasteraan dari Universitas Calcutta dan pada tahun 1941 dari Universitas Oxford. dalam usia 80 tahun Tagore meninggal dunia di Santiniketan pada tahun 1941.

CITA-CITA.

Pembaharuan Kebudayaan.
      Tagore ingin memperbaiki kebudayaan India lama. Untuk memodernisasikan India ia menghendaki segalanya dari Barat tapi meskipun demikian ia selalu berpegang pada pedoman, bahwa India harus memiliki sifat-sifatnya yang asli. menurut Tagore hal ini dapat diselesaikan dengan mengadakan kombinasi yang seimbang dari idealisme Timur dan realisme Barat. Usaha untuk melaksanakan cita-citanya ini merupakan intisari daripada hidup Tagore.

Persaudaraan Dunia.
      Tagore bercita-cita mewujudkan persaudaraan sedunia, tanpa mengenal perbedaan kasta, kulit, bangsa dan agama. Dari taraf persaudaraan seluruh India, dikehendakinya persaudaraan seluruh Asia dan akhirnya persaudaraan seluruh dunia. ia berusaha untuk menghindarkan diri dari egoisme kebangsaan. menurut Tagore, nasionalisme itu sama saja dengan individualisme massa yang menjadi pokok pangkal bencana peperangan.

Pembaharuan di lapangan sosial.
      Tagore berpendapat bahwa kekurangan dan kemunduran India ditimbulkan oleh satu sebab, yaitu kekurangan pada pendidikan rakyat. selama hidupnya ia tidak melepaskan cita-citanya untuk memajukan rakyat. ia menghendaki agar setiap desa menjadi suatu Sriniketan, suatu panti kemakmura.

FIKIRAN-FIKIRANNYA MENGENAI PELAKSANAAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH.


Pandangannya terhadap Intelektualisme.
      Menurut tagore, Pemerintah kolonial Inggris terlampau mengutamakan pengetahuan dari buku-buku. Bangsa India tidak mendapat pendidikan untuk membangun bangsanya, melainkan dididik hanya untuk menjadi pagawai negeri murahan saja. Sistim pendidikan itu dirasanya terlampau materialistis. Ia hendak lebih mengutamakan sifat-sifat estetis dalam pendidikan. menurut Tagore, unsur nasional dalam pendidikan dengan demikian akan terpelihara juga. alat-alatnya yang terbaik ialah pelbagai kesenian.
      Tagore tidak menghendaki murid-muridnya mempelajari hal-hal yang kering-kersang dari buku-buku yang membosankan, yang makna sebenarnya sama sekali tidak difahaminya. murid-murid akan belajar karena penyelidikan dan percobaan sendiri, karena kegiatan dengan musik dan tari-tarian, dengan hidup dan bekerja di alam bebas. ia memikirkan pelbagai cara untuk lebih mempererat hubungan dengan alam. dalam hal ini semboyannya " jangan membawa pohon-pohon ke dalam kelas, tetapi bawalah kelas ke bawah pohon-pohon ".

Pendidikan agama.
      Agama dijadikan dasar sistim pendidikannya, hanya Tagore tidak mau memberikan ajaran suatu jenis agama tertentu dan ia tidak menyetujui pelajaran agama yang diberikan secara sistimatis. ia mengutamakan penanaman perasaan keagamaan pada umumnya. jadi ajaran agama yang diberikannya ialah yang "dapat meliputi" seluruh keagamaan. menurutnya "agama ialah suasana".      

Sistim gurukula (pendidikan asrama)
      Tagore berkata : " Pendidikan yang sejati ialah pendidikan asrama". Sistim ini adalah sistim pendidikan kaum Brahmana dan dilaksanakan di tempat-tempat yang sunyi, jauh dari keramaian dunia. Sistim ini mengharuskan guru dan murid selalu berada dalam hubungan yang erat. Karena itu mereka tinggal bersama dalam satu asrama. Murid-murid belajar lebih menghargai kebenaran daripada kekayaan, cinta akan alam dan hormat kepada mahluk Tuhan.
      Tagore mengambil keputusan untuk melaksanakan cara-cara mendidik yang biasa dilakukan oleh guru-guru Brahmana. Itulah sebabnya maka ia mendirikan sekolahnya di tempat sunyi dan tandus. Orang menyamakan diri Tagore dengan seorang resi, seorang guru pada zaman dahulu. Gandhi menyebutnya " Gurudev" (= guru besar, guru yang luhur).

Selfgoverment (cara memerintah sendiri, mengatur diri)
      Tagore berpendapat, bahwa anak dalam segala usahanya harus memiliki rasa bebas, percaya kepada diri sendiri, bertanggungjawab terhadap diri sendiri dan kepada masyarakat, suka tolong menolong, bekerja sama. untuk itu maka kehidupan di sekolah harus merupakan suatu "republik" yang sanggup mengatur dan memerintah diri sendiri. Dalam hal ini murid-muridlah yang harus mengatur segala-galanya. Azas inilah yang dinamakan azas selfgoverment. 

Minggu, 24 Februari 2013

sempurna itu milik siapa ?

wahai Engkau yang ada jauh di 'Arsy
telah Engkau ciptakan segala sesuatu nya dengan berpasang-pasangan
telah Engkau ciptakan semua nya dengan kekurangan dan kelebihan
tak ada satu pun bisa hidup sendirian

namun mengapa ketika aku beranjak dewasa
aku mengenal dan melihat begitu banyak perbedaan yang mengundang perpecahan
di mana letak kasih sayang itu
di mana letak persatuan itu
di mana letak persaudaraan itu
sedikitpun aku tidak melihatnya

yang aku lihat hanya egois
yang aku lihat hanya kebohongan
mereka tertawa sambil menghina
mereka tersenyum sambil memaki
tak ada satu pun yang tahu bahwa pahit yang kurasa saat ini

aku tahu bahwa diriku tak sempurna
aku tahu bahwa diriku bukan siapa-siapa
aku tahu bahwa diriku ini hina
aku tahu bahwa diriku hanya pendusta

aku tidak sempurna
mungkin dirimu jauh lebih sempurna
mungkin dirimu jauh lebih bahagia
bahkan mungkin dirimu lebih baik dari segalanya

itukah yang kau rasa
itukah yang kau duga
bersama canda tawa mu dengan mereka
bahagia seakan tak ada duka

aku di sini terjatuh
aku di sini terpuruk
aku kira kau mampu menemaniku
ternyata kau melupakanku

apa kau yakin mereka selalu bersama dirimu
apa kau yakin mereka selalu menjaga hatimu
apa kau yakin mereka selalu memahami dirimu

jika harus ada perbedaan
aku harap semua itu membawa kita dalam kebersamaan
aku harap semua itu membawa kita pada kesempurnaan
entah kesempurnaan itu milik siapa
tapi aku berharap semua itu ada
dan sedikitnya bersama kita
diriku dan dirimu
untuk selamanya

Jumat, 22 Februari 2013

sandiwara cinta

pernahkah sejenak kau bayangkan
sebuah kisah cinta yang kau rasakan begitu sangat indah
kau berbuat dengan ketulusan
kau datang dengan kasih sayang
kau berbagi dengan keberanian

setiap waktu yang kau fikirkan hanya dirinya
bahkan kau tak sempat memikirkan urusan dirimu sendiri
setiap saat yang kau fikirkan hanya keadaan dirinya
tanpa sejenak pun kau berfikir bagaimana keadaan dirimu sesungguhnya

dingin malam kau abaikan
terik mentari kau acuhkan
mata yang berharap terlelap kau paksakan bangun
tubuh yang letih dan ingin beristirahat kau ganggu hanya untuk dirinya

kau mencintainya
kau menyayanginya
kau sibuk dengan urusannya
tanpa kau sadari bahwa dirinya sedang bersandiwara

kau tak tahu dia sedang berbuat apa
kau tak tahu dia bersama siapa
kau tak tahu dia bagaimana
yang kau tahu bahwa kau sangat mencintainya
tak perduli dia bersandiwara atau tidak
tak perduli dia mencintaimu atau tidak
tak perduli dia menyayangimu atau tidak
yang kau tahu hanya cinta, cinta, cinta

sandiwara cinta itu sakit adanya
jika tak mau jangan pernah kau bermain dengan cinta
jika tak kuat jangan memaksakan kehendak dirinya
kau harus mengikutinya
karena kau telah memilihnya

beginikah harusnya cinta
mempermainkan hati tanpa rasa iba
katanya cowok itu kurang ajar, tukang selingkuh
sepertinya enggak semua tuh..
katanya cewek itu setia, gak pernah mendua
sepertinya tidak semua begitu

lalu siapa yang salah
si cewek kah
si cowok kah
si cinta kah
si setia kah
atau si selingkuh kah

jika sudah berniat jangan sampai kau biarkan dirimu bersandiwara
jika sudah memiliki tekad jangan sampai kau sakiti hati nya
jagalah hatinya
hati orang yang sangat mencintaimu
hati orang yang sangat menyayangimu
hati orang yang sangat menyampingkan dirinya hanya untuk kebaikanmu

jagalah hati
jagalah hati
jagalah hati

di mana Karakter Bangsa ku ?

setiap bangsa memiliki karakter yang berbeda
setiap bangsa memiliki cara untuk menilai karakter generasi nya
setiap bangsa memiliki cara untuk menentukan aspek karakter generasi nya
tidak ada bangsa yang ingin citra nya hancur di mata dunia
tidak ada bangsa yang ingin warna nya luntur disiram zaman
tidak ada bangsa yang ingin harumnya hilang ditelan alam

banyak negara
banyak bangsa
banyak suku
banyak agama
seharusnya banyak cara untuk menyatukan perbedaan
seharusnya banyak cara untuk menghilangkan perselisihan
seharusnya banyak cara untuk mengubur pertikaian

urusan perut semua berlomba-lomba
takut tak terisi
takut tak bisa bernego lagi
takut tak kuat melangkah lagi
atau jangan-jangan takut mati

zaman sekarang budi dibalas dengan dengki
belas kasih dibalas dengan iri hati
kebaikan diperlakukan seperti pecundang
keharmonisan ditutupi dengan kebohongan

dulu katanya semua berjuang untuk kebebasan 
berkorban untuk keharmonisan
bertumpah darah untuk perdamaian

setelah penjajah pergi kenapa malah meminta bagian
kenapa harus berteriak menyebutkan diri sebagai pahlawan
pahlawan sejati cukup tersenyum dengan arti kebebasan
pahlawan sejati cukup bahagia dengan arti sebuah perdamaian
pahlawan sejati cukup bahagia dengan menceritakan sejarah nya kepada anak, cucu nya

kemana karakter bangsa  yang dulu ada
karakter bangsa yang dulu bangga dengan adat nya
karakter bangsa yang dulu bangga dengan budaya nya
karakter bangsa yang dulu bangga dengan hasil bumi nya
karakter bangsa yang dulu disegani negara bahkan benua tetangga nya

hampir punah sudah kini karakter itu dalam jiwa generasi kita
generasi yang sudah tidak lagi tahu sejarah negara nya
generasi yang sudah tidak lagi memahami perjuangan leluhurnya
generasi yang sudah larut dalam globalisasi

modern itu tidak salah adanya
mengikuti perkembangan zaman itu tidak buruk adanya
mengadopsi kreasi tetangga itu tidak haram hukumnya
semua itu baik bahkan sangat baik hadirnya
namun tidak baik jika harus meninggalkan budaya kita
namun sangat buruk jika harus menyimpan sejarah yang tertulis dari darah pendahulu kita

wahai generasi bangsa
sampai kapan dirimu larut dalam fatamorgana
sampai kapan dirimu ikut dalam kelamnya dunia
sampai kapan dirimu memenuhi panggilan iblis tak bernyawa

menuggu sadarkah ?
menunggu petunjuk Nya kah ?
menunggu ajakan kerabat kah ?
atau menunggu sekarat ?

bukan mengajak taubat
karena itu sudah tugas seorang ustadz
bukan mengajak berubah
karena itu sudah tugas hati anda
bukan pula mengajak tertawa
karena itu sudah tugas saraf anda

aku hanya menulis dan mengingatkan
aku hanya mengingatkan hal yang aku takut terlupakan
aku hanya takut terlupakan semua apa yang sudah diperjuangkan oleh relawan syahid bangsa kita
bangsa Indonesia

Selasa, 19 Februari 2013

adakah paksaan dalam cinta ?

sebelum masuk ke dalam inti masalah
perkenankan aku untuk mengenalkan siapa diriku sebenarnya
namaku Jaka Kelana
aku besar di jalanan cinta
dan kini pergi jauh mengembara untuk mendapatkan cinta yang tulus dari Nya
dalam perjalanan aku mendapatkan banyak hal tentang hidup
putih dan hitam kehidupan telah aku dengarkan bahkan sebagian telah aku rasakan
aku belum pernah mendengar manisnya cinta
ketika aku hidup dalam ranah hitam dunia
mereka menganggap bahwa cinta hanyalah hiasan dunia saja
mereka berfikir bahwa cinta hanya dapat membuat jiwa sengsara
mereka tak perduli akan rasa
yang mereka tahu hanyalah kepuasan
tak ada bagi mereka ketulusan
karena perasaan cinta, sayang dan ketulusan hanya membuat jiwa mereka lemah
ada yang berpendapat bahwa berbicara cinta itu sama saja berbicara kelemahan diri
berbicara cinta itu sama saja menunjukkan kekurangan pribadi
huft.. bingung rasanya jika harus seperti ini jadinya
namun sampai kapan ?
sampai kapan aku harus bersembunyi dari cinta
berkeras diri menganggapnya tak ada
kalau begitu, sama saja aku berdusta
Agama ku bilang itu munafik namanya
hehe.. jadi masuk ke Agama
cinta kan gak ada hubungan nya sama agama ya ?
kalau sudah masuk ke ranah Agama pasti cinta tambah beban hadirnya
husssttt... itu bagi mereka yang hanya bermain-main dalam cinta
tidak bagi saudara-saudaraku yang telah menanam, memupuk, menyiram dan memanen pohon cinta
cinta itu ibarat pohon
harus ditanam, dipupuk, disiram, dijaga, dirawat, agar hasilnya tidak mengecewakan
tidak semua pohon tumbuh baik tuuuh..
iyaaaa... pohon yang dipupuk belum tentu tumbuh baik
setidaknya sudah berusaha
setidaknya sudah mencoba untuk menjaga, merawat dan menyiramnya
semua kan sudah diatur oleh sang pencipta
kalau diizinkan untuk memanen ya bersyukur
kalau tidak diizinkan ya jangan kufur
toh tidak ada paksaan dalam cinta
kalau dipaksa sama saja memanen buah sebelum waktunya
diperam kemudian dipaksa untuk matang hanya karena kebutuhan perut semata
sabar sedikit kan bisa
matang di pohon lebih nikmat rasanya
jangan takut turun harga
yang baik itu pasti dicari orang
tidak perlu lagi mencari orang yang ingin membelinya
persis dengan firman Nya
yang baik-baik itu ya untuk yang baik-baik juga
dan semua itu aku dapatkan ketika aku hidup dalam ranah putih kehidupan
ternyata cinta itu indah
tidak menyakiti dan tidak mengecewakan
di sana tidak ada penentuan cinta
karena cinta tidak untuk ditentukan
di sana tidak ada pengkambing hitaman cinta
karena cinta tidak untuk dikambing hitamkan
di sana tidak ada pemaksaan cinta
karena cinta tidak untuk dipaksakan
cinta itu damai dari hati
cinta itu sejuk dari jiwa
cinta itu merubah negatif ke ranah positif
cinta membangun sesuatu yang tidak ada dalam logika
habis sudah kata-kataku untuk mengutarakan cinta
jika aku baca, kira-kira huruf apa yang belum aku tulis dalam deretan kata-kata cinta ini ya ?
heem... huruf "z" sepetinya belum ada kusebutkan dari pertama
apa ya ?
zuhud..
hehe nyambung nggak ?
ngerti nggak ?
zuhud itu meninggalkan kesenangan dunia baik itu harta atau pun tahta
itu kata kawanku, betul nggak ya...?
betul aja deeeeh..
kalau kurang arti tambah sendiri ya..
stop !!
apa hubungannya dengan zuhud ?
ya itu dia masalahnya
kalau sudah hidup bersama cinta yang sesungguhnya
cinta yang hadir bukan hanya karena harta atau pun tahta
maka anda harus berbahagia
karena anda akan hidup bahagia meski hanya bersamanya
bahkan tanpa harta
hehhhh.. terus di mana posisi sabda Rasul
berbuatlah (bekerjalah) kamu untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya
dan berbuatlah (bekerjalah) untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati esok hari
harus seimbang
akhirat seratus persen
dunia seratus persen
maka hal ini perlu adanya dukungan bahwa tidak ada paksaan dalam cinta
agar hidup lebih terasa nikmatnya
karena sesuatu yang terwujud karena terpaksa itu tidak baik adanya


" hak diriku mencintaimu, hak dirimu mencintai orang selainku namun Tuhan lebih berhak atas cinta hamba Nya." (mohammed ezar affa mf)

salam cinta
salam damai dari hati pengembara
sejukkan hatimu dengan hatinya
tundukkan pandanganmu dengan pandangannya
raihlah mimpimu dengan nada lembut darinya
hempaskan egomu dengan memahami egonya

bosan memakai topeng

siapa yang tak ingin hidupnya bahagia
siapa yang tak ingin hidupnya sempurna
siapa yang tak ingin hidupnya sejahtera
semua orang menginginkannya
semua orang mendambakannya
semua orang berebut posisi hanya karena bahagia, sempurna dan sejahtera

adakah yang ingin sengsara
adakah yang ingin selalu hidup dalam duka
adakah yang ingin terus bertahan dalam luka

tanpa ilmu dengan sekejap usaha berubah menjadi petaka
tanpa ilmu dengan cepat uang berubah menjadi raja

katanya ilmu itu untuk menuntun kita ke jalan yang penuh cahaya
katanya ilmu itu ada untuk siapa saja yang mau menuntutnya
nya ini sekarang siapa !!!
nya Presiden kah !!
nya Menteri kah !!
nya DPR kah !!
nya MPR kah !!
nya Gubernur kah !!
nya Bupati kah !!
atau "nya" nya Kepala Desa !!

lantang suara keluar dari mulut-mulut yang kini tak tahu di mana mereka berada
meninggalkan telinga-telinga yang dulu mereka harapkan kehadirannya
bahkan mengabaikan jeritan jiwa yang dulu telah menyelamatkan isi perut dirinya dan keluarganya

gerah rasanya wajahku yang kini masih mengenakan topeng kemunafikan
bersandar pada fikiran orang-orang egois
berkata dalam kebohongan
berdalih amanah dan kejujuran

bukalah topengmu wahai makhluk Tuhan
tunjukkan wajah aslimu depan mata hati rakyat terbelakang
kami bukan pecundang
kuharap kau pun demikian

kau bicara bagai dewa
nadamu keras seakan tak terbantah
pernah juga lembut namun seakan hanya mencerca

sadarkah siapa kau sebenarnya
sadarkah kau dari mana jabatanmu itu ada
sadarkah kau telah membuat banyak orang sengsara

ingat !!
kau bukan siapa-siapa
di mataku kau hanyalah makhluk Nya
meski harus kuakui di mata kami kau adalah raja

aku bosan memakai topeng kebohongan
aku bosan memakai topeng kemunafikan
aku akan melepaskannya demi sebuah kebebasan

bebas berfikir
bebas berbuat
bebas berkarya
bebas menghirup udara

nilailah aku sesuka hatimu
karena aku bosan memaki topeng kemunafikanmu